info@ychiautismcenter.org +62 819-505-2009

Hati-hati! Jangan Ucapkan 7 Kalimat Ini pada Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam beberapa aspek dirinya. Hal ini mengakibatkan mereka mengalami hambatan dalam perkembangannya. Hambatan yang dialami oleh anak akan membuat orang tua harus berusaha lebih keras dalam mendampingi dan merawat anak.

Menjadi orang tua anak berkebutuhan khusus tidaklah mudah. Ayah dan Bunda mengalami tekanan dan tantangan yang lebih berat daripada orang tua lain. Sehingga, mereka membutuhkan dukungan dari orang lain.

Orang tua kerap dihadapkan dengan komentar atau ungkapan yang membuatnya tersinggung dan merasa sedih. Sehingga, jika Anda ingin memberikan dukungan atau ingin menawarkan bantuan kepada orang tua dari anak berkebutuhan khusus, Anda perlu memilih kalimat yang akan diucapkan. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa dukungan Anda dapat membuat orang tua menjadi lebih baik, alih-alih merasa tidak nyaman.

Berdasarkan penjelasan di atas, penting untuk kita mengetahui kalimat yang tidak boleh diucapkan kepada orang tua dari anak berkebutuhan khusus.

Maka, jangan ucapkan 7 hal di bawah ini pada orang tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Saya Turut Sedih Atas Apa yang Anda Alami

Kalimat ini hampir sama dengan kalimat “Saya meminta maaf Anda harus mengalami hal ini.”

Anda sangat tidak diperbolehkan mengucapkan kalimat ini kepada orang tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Meskipun kalimat di atas terkesan simpatik, namun itu bisa membuat orang tua anak dengan kebutuhan khusus akan merasa bahwa dirinya berada di posisi yang sulit dan menyedihkan. Mengucapkan kalimat di atas sama saja seperti menganggap kondisi anak merupakan hal buruk bagi keluarga.

Memiliki anak dengan kebutuhan khusus bukanlah sebuah tragedi atau bencana. Kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang perlu Anda sesali. Si kecil hidup, sehat, dan bahagia. Lihatlah ia dari sisi yang berbeda. Si kecil sama seperti anak pada umumnya. Maka, jangan ucapkan kalimat maaf dan turut bersedih kepada orang tua karena memiliki anak berkebutuhan khusus.

Alih-alih mengucapkan hal di atas, sebaiknya Anda mengatakan hal-hal yang lebih positif, seperti mengapresiasi usaha yang telah dilakukan oleh orang tua. Selain itu, Anda juga dapat mengajukan pertanyaan yang membantu Anda dalam memahami perasaan mereka. Hal ini akan menunjukkan empati dan kepedulian Anda terhadap mereka.

Tapi, Anak Anda Terlihat Normal

Sonia Smith-Kang yang merupakan seorang ibu dari anak berkebutuhan khusus menyatakan bahwa salah satu komentar yang paling menyakitinya adalah “Dia tidak terlihat seperti Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).”

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tidak bisa dinilai dari penampilannya. Hanya karena seorang anak tidak terlihat memiliki kelainan bagi Anda, bukan berarti dia tidak memiliki kebutuhan khusus. Karena, tidak semua gejala dari gangguan dapat terlihat secara fisik. Banyak kelainan yang gejalanya tidak terlihat dari fisiknya, seperti gangguan fungsi kognitif, kelainan perilaku sosial, dan perbedaan cara belajar.

Kita tidak akan pernah benar-benar mengetahui apa yang dialami oleh orang lain. Sehingga, Anda perlu berhati-hati dalam menilai kondisi seseorang. Anda lebih baik menawarkan diri untuk mendengarkan keluh kesah mereka, atau memberitahu mereka bahwa Anda hadir untuk mereka.

Sayang Sekali Anak Anda Tidak Bisa Berbicara

Tidak ada hal yang perlu disayangkan dan disesali. Beberapa anak berkebutuhan khusus mungkin mengalami gangguan berbicara, namun bukan berarti mereka tidak bisa berkomunikasi. Berbicara bukanlah satu-satunya bentuk komunikasi. Anak berkebutuhan khusus berkomunikasi dengan cara yang berbeda, yaitu melalui perilakunya.

Berkaitan dengan kalimat di atas, terdapat kalimat lain yang juga menyakitkan bagi orang tua anak berkebutuhan khusus, yaitu “Apakah dia akan bisa lulus dari sekolah?”

Terlepas dari keterbatasannya, anak berkebutuhan khusus bisa dan mampu lulus sekolah. Mereka juga dapat meraih mimpi, sama seperti anak-anak pada umumnya. Banyak anak dengan kebutuhan khusus yang berhasil berprestasi dan memiliki karir.

Mengatakan dua kalimat di atas tidak akan membuat Anda terlihat peduli. Akan lebih baik jika Anda lebih berfokus melihat dan menghargai apa yang mampu dilakukan oleh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Apakah Anda Melakukan Kesalahan Sehingga Ia Lahir dengan Kondisi Ini?

Setiap orang tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) mengalami fase menyalahkan diri sendiri atas apa yang dialami oleh anak mereka. Pertanyaan di atas akan membuat orang tua semakin terjebak dalam situasi terus-menerus mencari kesalahan yang menyebabkan anak mereka mengalami kondisi ini.

Hal yang perlu diketahui adalah anak yang lahir dengan kebutuhan khusus tidak memandang kondisi keluarga. Anak berkebutuhan khusus dapat lahir di keluarga dengan tingkat ekonomi tinggi ataupun rendah dan berpendidikan ataupun tidak. Selain itu, kondisi ini juga tidak berkaitan dengan tingkat religiusitas dari orang tua. Terdapat beberapa gangguan yang belum diketahui penyebabnya. Sehingga, orang tua manapun memiliki kemungkinan untuk memiliki anak dengan kebutuhan khusus.

Alih-alih mempertanyakan usaha dan tindakan orang tua, Anda sebaiknya meyakinkan orang tua bahwa kondisi anak bukanlah kesalahan mereka.

Apakah Dia Akan Terus Bergantung dengan Anda?

Pertanyaan di atas merupakan kalimat yang tidak penting untuk diucapkan kepada orang tua anak berkebutuhan khusus. Seluruh orang tua di dunia menginginkan anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, termasuk orang tua ABK. Jika Anda mengucapkan kalimat di atas, mereka akan tersinggung dan merasa sedih.

Berkaca pada penjelasan di atas, penting untuk kita berpikir sebelum berbicara dengan orang lain.

Tuhan Selalu Memberikan Kesulitan Sesuai dengan Kemampuan Anda

Jika Anda mengatakan hal ini saat orang tua merasa sedih, mereka akan merasa tidak mampu menanggung apa yang dialami. Kalimat di atas memang terkesan positif, namun tidak berdampak langsung pada kondisi orang tua.

Alih-alih mengatakan hal di atas, Anda dapat menanyakan apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat Ayah dan Bunda merasa lebih baik. Selain itu, Anda dapat membantu orang tua anak berkebutuhan khusus dalam menemukan support group sebagai tempat diskusi dan saling menguatkan.

Anak Anda Butuh Didisiplinkan Agar Menjadi Lebih Baik

Mengatakan kalimat di atas akan terdengar seperti Anda meremehkan apa yang dialami oleh anak dan menyalahkan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua.

Anak yang memiliki kebutuhan khusus cenderung tidak dapat mengontrol emosi dan respons mereka terhadap stimulus. Hal ini disebabkan oleh adanya gangguan sensorik, kesulitan dalam berkomunikasi, dan kondisi lain. Mereka tidak dapat menahan respons yang muncul. Anak tidak berperilaku negatif karena marah. Mereka melakukan hal itu karena kondisi yang mereka alami. Mendisiplinkan anak hanya akan membuat mereka semakin tersakiti.

Alih-alih mengatakan kalimat di atas, Anda sebaiknya mencoba memahami mereka. Lihatlah perjuangan Ayah dan Bunda dalam mengasuh anak yang memiliki kebutuhan khusus. Orang tua terkadang merasa cemas, ragu, dan lelah. Mengapresiasi mereka akan terdengar menyenangkan.

Penutup

Menjadi orang tua dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bukanlah hal yang mudah. Mereka akan kerap merasa cemas dan lelah. Memberikan dukungan merupakan hal yang sangat dianjurkan. Namun, Anda juga perlu memilih-milih kalimat yang digunakan untuk menjaga perasaan orang tua anak berkebutuhan khusus.

YCHI Admin

Zahratussyafiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *