Rewarding Effectively

Ditulis oleh YCHI. Posted in Berita

Definisi dari Rewarding/Reinforcement adalah :

Rangsangan positif yang diberikan segera setelah perilaku yang di harapkan terjadi .

Beberapa Reinforcement berdasarkan Panca indera :

  1. Visual
  2. Auditori
  3. Tactual
  4. Kynesthetic - Propriaceptive
  5. Based on Social Attention
  6. Activities and interest
  7. Taste

Jika kita memberi reward, ada 3 hal yang dapat kita ketahui bahwa reward tersebut efektif :

  • a. Dipilih oleh anak
  • b. Ketika kita melakukan sesuatu, anak tempak senang melihat kita
  • c. Anak mau melakukan sesuatu yang kita suruh dan berharap mendapat reward lagi

Hirarki reinforcement dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Reinforcement Sampling
  • Hirarki Reinforcement
  • Differential Reinforcement
  • Schedule Reinforcement

Dengan kata lain, Reinforcement ini adalah merupakan suatu cara untuk menimbulkan motivasi, sehingga seseorang bersemangat mengerjakan apa yang kita perintahkan, karena setelah mereka melakukan tugasnya, mereka akan mendapatkan imbalan .

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memebuat hirarki reinforcement, yaitu :

  • Catat perbandingan waktu dengan reinforcer yang berbeda
  • Catat waktu yang tepat untuk pemberian reinforcer
  • Catat perilaku Anak
  • Catat perhatian Anak pada tugas

Tetapi perlu diingat, mengandalkan reinforcement namun tidak mengecek efek dari reinforcement tersebut, maka bisa jadi reinforcement tidak efektif dalam mengajar.

Memeriksa pilihan dan penggunaan reinforcement :

  • Setelah diberikan beberapa kali, perhatikan frekuensi pilihan dan bandingkan
  • Berapa lama anak menjadi jenuh pada satu reinforcer

Hal-hal yang perlu diperhatikan terhadap reaksi yang ditimbulkan oleh anak terhadap reinforcement :

  1. Perhatikan hal-hal yang dapat menimbulkan : semangat, kegelisahan, ekspresi wajah dll
  2. Motivasi untuk mendapatkan reward dari jarak jauh
  3. Tracking dan scaning ke reinforcer
  4. Semangat
  5. Verbal behavior

Reinforcement juga perlu bervariasi utuk mendapatkan hasil yang optimal, misal :

  • Gunakan berbagai variasi item reinforcement yang diinginkan oleh anak untuk program yang baru dan sulit .
  • Gunakan sedikit item yang biasa untuk program yang mudah .
  • Gunakan kekuatan reinforcer yang lemah dan kuat pada tugas yang mudah .

Yang perlu diingat :

  • Kelebihan pemberian reinforcement lebih baik daripada kekurangan reinforcement .
  • Tugas yang paling tidak disukai juga membutuhkan reinforcement kuat jika anak patuh mengerjakannya .
  • Reinforcement yang sangat kuat menjadikan respon anak cepat .
  • Jangan memberikan reinforce hanya di akhir tugas saja .
  • Membawa reward .